SUARA INDONESIA
Banner

Viral Oknum Polri Diduga Mencuri Dompet Warga di Pasar

MEDAN - Viral di sosial media facebook, video yang diduga oknum polisi yang bertugas di Polres Nias Selatan mencoreng institusi Polri kebanggan Indonesia.

Pasalnya, oknum Polri berinisal Briptu M itu diduga mencoba mengambil sebuah dompet salah seorang warga yang belanja di Pasar Jepang, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. 

Seperti terlihat dalam video yang diunggah bernama Nestapa Michelle Bago diakun facebooknya pada hari Rabu, (3/02/2021) mengatakan, seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Nias Selatan telah mencoreng Institusi Polri. 

"Sebaiknya dia menjalankan tugas dalam mengayomi dan melindungi masyarakat. Beda oknum yang satu ini, malah memilih mencoba mencuri uang masyarakat.

Semoga yang bersangkutan tak mengulangi perbuatanya" tulis Nestapa Michelle Bago dalam video unggahanya itu.

Video berdurasi 1 menit 57 detik itu pun viral. Hingga saat ini kamis, tanggal 4 Februari 2021 video tersebut ditonton sebanyak 27.909 tayangan, disukai 421 orang, dikomentari 188 orang dan dibagikan sebanyak 230.

Di dalam video itu terlihat seorang wanita yang mengenakan baju kaos warna kuning, celana biru panjang memegang dan menarik baju seorang pria yang mengenakan baju kaos hitam dan celana pendek yang diduga oknum anggota Polri.

Atas kejadian itupun, banyak warganet berbondong-bondong mengomentari aksi oknum Polisi yang ada di dalam video viral tersebut.

Seperti dikutip dari komentar pemilik akun Nazzarudin Wanden menyebutkan "Polisi ini mencuri ingin membeli sabu," tulisnya.

Kutipan lainnya, mengatakan "Polisi juga manusia, walau kadang-kadang bisa juga berubah," komentar Hank Taufik.

Ada juga yang berpendapat mengatakan agar jangan membiasakan main hakim sendiri apalagi kroyokan terhadap aparat bersenjata. Karena menurutnya, itu melanggar HAM. 

"Kalau ada oknum aparat yang terbukti melakukan tindak kriminal, tolong langsung diserahkan dengan baik kepada pihak kepolisian atau TNI terdekat. Kalau mereka dikroyok mereka juga akan balas dengan kroyokan, biasanya seperti itu dan hal itu tentu tidak baik akibatnya buat para pelaku," tulis Lala Zatulo Zalukhu.

Sementara itu, Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat, SIK ketika dikonfirmasi suaraindonesia.co.id melalui telpon seluler membenarkan adanya oknum Polres Nias Selatan itu diduga mencuri dompet warga di Pasar. Kamis, (4/02/2021).

"Iya benar pak. Saat ini oknum itu sedang diproses Propam Polres," katanya

Dia menegaskan, bahwa oknum anggota itu bukan mencuri tetapi mengamankan sebuah dompet milik salah seorang warga di sana. Dompet itupun tidak diketahui siapa pemiliknya, sehingga oknum anggotanya itu mengamankan sementara.

"Beda bahasa mencuri mengambil atau mengamankan ya. Dompet itu anggota tidak tahu siapa pemiliknya sehingga sementara aja diamankan menunggu pemiliknya datang," ujar Arke, tegasnya

Kata Arke, kejadian ini bermula korban bersama-sama dengan oknum anggota polisi itu di Kedai. Korban berencana membeli sepeda motor.

Namun tiba-tiba, korban pergi melayani pembeli lain tanpa sengaja mungkin meninggalkan dompet. Ia pun mengaku dompet korban tidak ada yang kurang isinya.

"Mereka ini bersama-sama di sana. Korban karna ada pembeli lain dompetnya tertinggal. Melihat itu mungkin anggota mengamankan dompet tersebut. Dan hal itu hanya kesalahpahaman saja. Anggota tidak tahu pemilik dompet itu siapa tapi isi dompet korban pun tidak ada yang berkurang," tutur AKBP Arke Furman Ambat, SIK mengakhiri.

Reporter : Sadar Laia


Apa Reaksi Anda?