SUARA INDONESIA MEDAN

Diperkosa dan Dianiaya Hingga Tewas, Kapolrestabes : Pelaku adalah Pamannya Sendiri

- 17 October 2020 | 11:10
Peristiwa Daerah Diperkosa dan Dianiaya Hingga Tewas, Kapolrestabes : Pelaku adalah Pamannya Sendiri
Pelaku yang Ditangkap. Di Mapolrestabes Medan. (Sadar Laia/Suaraindonesia.co.id)

MEDAN - Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Sunggal Polrestabes Medan menangkap pelaku pembunuhan Miftah Jannah (15), yang tidak lain adalah pamannya sendiri di jalan Tanjung Selamat, Gang Karo - karo, Dusun 1 A, Desa Tanjung Selamat,  Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (15/10/2020) malam. 

"Tersangka Supriono (43) ditangkap di jalan Pasar 3, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang tepatnya di dalam rumah kosong, " ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko kepada wartawan di Mapolrestabes Medan. Sabtu, (17/10/2020). 

Kemudian, kata Kombes Riko dari penangkapan dan pengembangan yang dilakukan, pihak Polsek Sunggal berhasil menangkap dua orang lainnya yaitu Suharno (40) dan Muhammad Hendrik (26) warga Kecamatan Sunggal.

"Kedua pelaku menjual barang hasil curian masing - masing  empat ponsel dan laptop milik korban, " paparnya. 

Pelaku, sambung Kombes Riko, adalah sebagai paman. Pelaku yang mempunyai hutang - piutang untuk meminjam uang kepada orang tua korban. Namun orang tua korban tidak mempunyai uang untuk memberikan kepada pelaku tersebut. 

Sehingga, pelaku yang sudah merencanakan niat buruk itu langsung mendatangi rumah korban. Selanjutnya melihat korban yang ada di rumah seorang diri dianiaya dan diperkosa oleh pelaku sadis tersebut. Korban sempat melawan melihat tindakan sadis dilakukan oleh pamannya sendiri. Namun apa daya korban yang sudah tidak berdaya lagi mati di kediamannya sendiri. 

"Selain dibunuh oleh pelaku itu, korban juga diperkosa oleh pamannya sendiri di rumah milik orang tua korban di Tanjung Selamat, " tambahnya. 

Ditanya, mengenai pelaku babak belur dan nyaris tewas itu, Kombes Riko mengaku, saat ditangkap petugas diamuk massa yang geram melihat sikap sadis yang ditunjukan oleh pelaku tersebut. 

"Oh itu, Dia diamuk massa karna geram melihat pelaku tersebut. Dan tidak itu saja, pelaku sadis itu juga ditembak petugas untuk memberikan efek jera kepada perilaku sadis pelaku tersebut." jawab Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko kepada wartawan. 

Untuk informasi lengkap, dari hasil penyelidikan itu diketahui adanya bercak darah dari kemaluan korban dan adanya luka memar di leher dan kaki korban. "Kedua tangan korban juga diikat oleh pelaku sadis tersebut, " ungkap Kombes Pol Riko Sunarko

Reporter : Sadar Laia

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta :
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya